Elang Hitam sukses menculik dan membunuh seluruh anak negeri bersama dengan si Germo Hitam. Para orang tua hanya memiliki bayangan arwah anak-anak mereka yang gentayangan.Berseru dengan suara-suara yang lucu membunuh kekejaman.Gairah yang menggebu telah hilang.Cinta padam sudah ditelan hutan yang sunyi.Tak ada angin yang memperhatikan lagi lagu-lagumu yang mengalun dari lembah duka nestapa.Oleh karena salah orang tua mengutuk anaknya,duka dan luka yang terpendam memedihkan hari-hari yang telah dinyatakan kalah oleh Tuhan bagi pemimpi tiada bukti.Sinar terang dan bintang yang terang telah suram karena dosa Apel merah di tanah Eden yang terancam punah.Ketika dia cacing bencana itu liwat,seperti langit biru yang manja,kesempatan hidup untuk terakhir kali memuja cinta.Betapa pahit kemudian setelah hari-hari semanis madu memanjakan ruang pikiran.Karena bulan membenci kehadiranmu yang seperti matahari.Hidup kini terkulai ditinggal oleh anak-anak yang dicintai.Terpisah dari dunia yang ramai,memanjakan penantian yang suci untuk membunuh ibu-ibu mereka yang bertahta oleh darah perjanjian.Hingga genap Tuhan menghilangkan kota yang melahirkan mereka ke Bumi.Bukan karena mereka tidak diingat oleh jalan-jalan gelap yang pernah dilalui.Betapa getir pedang menebas rasa cinta yang pahit,demi darah yang dihiba oleh pulau yang meratapi masa lalu.Beratus tahun yang silam ketika hutan-hutan tumbuh subur dan nenek moyang bersuka cita membuka ladang.Tapi semua suka cita itu hilang ketika sebuah candi hilang diantara seribu candi.Menakjubkan hai engkau Loro yang mengoyak semua gua yang tersembunyi dengan keyakinan yang tak pernah dimengerti oleh anak-anak negeri.Bilakah engkau ingin membeli kuda untuk berpacu di padang gurun yang sunyi,mengarungi yang sesungguhnya engkau benci.Setelah musuh-musuh engkau bunuh semua hingga pulau tak berpenghuni.Kemarahan yang anggun dan bukanlah keangkuhan.Hingga rebah di tanah kering berpasir di saat sekratul maut ingin menyergap.Nampaklah sinar yang begitu terang menyilaukan dari seorang perempuan yang telah menyimpan cinta begitu dalam hingga tubuhnya rusak binasa oleh setan-setan yang berpesta pora.Untuk terakhir kali semua itu terjadi sebelum kematian.
Lepaskan penat untuk selanjutnya....
Penulis :
Karta Laksana
Jl.Sunan Kalijaga 36
Rangkasbitung
Banten
Indonesia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment